Jakarta (ANTARA News) – Salah satu pabrik mobil terbesar di negara Slovakia, VolksWagen, untuk pertama kalinya sejak 2009 berencana akan mengurangi pekerjanya. Selain itu, VW akan mengembalikan 500 pekerja yang dipinjamnya dari Audi unit Hongaria 2016 lalu, mengurangi jumlah kontraktor dan tidak akan memperpanjang kontrak jangka waktu tetap, kata perusahaan dalam sebuah pernyataan pada Senin (28/1) waktu setempat.

Dilansir dari Reuters, Selasa. Volkswagen mempekerjakan sekitar 14.000 orang di Slovakia dan pembuat mobil Jerman itu tidak mengatakan berapa angka yang akan di rumahkan.

Bisnis unit Slovakia juga akan mengurangi jumlah shift produksi yang menghasilkan SUV kelas atas serta kendaraan keluarga kecil yang lebih murah termasuk e-up Volkswagen, satu-satunya kendaraan listrik yang saat ini dibuat di Slovakia.

Tidak ada rencana untuk menempatkan produksi kendaraan listrik baru di pabrik Bratislava saat ini.

Tidak ada pengurangan proyeksi produksi secara keseluruhan, karena pengurangan jam akan diimbangi dengan peningkatan kapasitas teknis jalur produksi.

Baca juga: Aliansi Ford-VW diumumkan pekan depan

Volkswagen mengatakan langkah itu adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan efisiensi sebesar 30 persen pada tahun 2025, karena berusaha untuk mendanai pergeseran kendaraan mahal ke kendaraan listrik dan self-driving setelah skandal 2015 tentang tes emisi yang ketat pada mesin diesel.

Pada 2017, Volkswagen Slovakia menyaksikan pemogokan pertamanya yang berakhir selama enam hari dengan kesepakatan upah kenaikan gaji terbesar di antara pembuat mobil di Slovakia, kendati demikian, mereka masih berpenghasilan lebih rendah dari karyawan Volkswagen yang ada di Jerman. Penurunan global ini sebagai bagian dari dorongan efisiensi.

Keseluruhan produksi di empat pabrik mobil Slovakia adalah landasan ekonomi negara anggota zona euro yang bergantung pada ekspor naik menjadi 1,08 juta kendaraan pada 2018 dan diperkirakan mencapai 1,15 juta tahun ini, memperkuat posisinya sebagai produsen mobil terbesar di dunia, asosiasi mobil negara itu mengatakan pada bulan ini.

Tetapi jika terus berfokus pada bensin tradisional dan mobil diesel dan pangsa rendah. Kegiatan penelitian dan pengembangan dapat mengancam model bisnis Slovakia di tahun-tahun mendatang, karena UE bertujuan untuk mengurangi emisi karbon dari kendaraan.

Pembuat mobil terkecil di Slovakia, unit Kia, juga akan mengurangi staf tahun ini, pertama kalinya sejak diluncurkan di negara itu pada tahun 2006.

Ini akan memangkas 27 staf pada Februari nanti karena penurunan 35 persen dalam permintaan untuk mesin diesel yang dibuat di pabriknya di luar Zilina, Slovakia utara, dibandingkan 2017.

Produksi mobilnya pada tahun ini diharapkan sesuai dengan 333.000 kendaraan pada tahun lalu.

Industri otomotif menyumbang 13 persen dari produk domestik bruto Slovakia, yang diperkirakan tumbuh hingga  4,3 persen tahun ini sebelum melambat dan 35 persen dari ekspornya.

Baca juga: VW akan perluas program tukar tambah di Jerman

Baca juga: Negara bagian Baden-Wuerttemberg, Jerman, tuntut VW atas kerugian yang ditimbulkan

Penerjemah: Chairul Rohman
Copyright © ANTARA 2019